Frederik Leliaert

Baru saja memulai lagi tulisan di sini tiba-tiba saya bertemu blog Frederik Leliaert. Blognya sangat menarik! Membuat saya teringat salah satu hal yang pernah saya tulis tentang pekerjaan yang kita cintai. Alangkah senang bila kita dapat bekerja di bidang yang kita suka. Tidak semua orang bisa seperti itu. Ada saja yang terpaksa melakukan hal-hal yang tidak disukai karena kesulitan hidup. Frederik Leliaert mengatakan dia menyukai biodiversitas dan evolusi dan pekerjaannya jelas menunjukkan apa yang dia sukai. Yang paling menarik buat saya adalah kesukaannya pada alga.

Blog Frederik sederhana, tapi tertata rapi. Tulisannya ilmiah, maklumlah dia peneliti di  Meise Botanic Garden, sekaligus anggota dari  Phycology Research Group di Universitas Ghent, Belgia. Semua hasil penelitiannya ditulis dalam pos-posnya secara ringkas, padat, dan komunikatif. Kata “komunikatif” penting diingat oleh peneliti. Pada masa lalu para peneliti tinggal di bumi, tapi bicara dengan bahasa planet Mars, sehingga banyak orang awam gagal paham. Di era globalisasi ini, komunikasi sains menjadi keahlian yang harus dimiliki peneliti, agar mereka dapat dimengerti oleh publik. Salah satu contoh komunikasi sains adalah menghindari penyebutan nama ilmiah. Saya tidak perlu berkata, “Ini Mangifera indica.” untuk memberi tahu bahwa buah yang saya pegang adalah mangga. Atau, saya cukup mengatakan, “Mari kita pelihara kelestarian alam.” alih-alih “Mari kita melakukan konservasi biodiversitas di bumi.”

Salah satu pos Frederik yang menarik saya adalah cerita kemunculan ganggang hijau berukuran besar sekitar 1000-700 juta tahun lalu. Pada saat itu suhu bumi turun drastis dan terjadi pembekuan air besar-besaran. Ganggang yang berukuran kecil mengalami banyak kematian, tetapi tidak semuanya punah. Ganggang yang semula hidup berenang-renang di laut mulai beradaptasi dengan gaya hidup menempel di lapisan es. Setelah perlahan-lahan suhu bumi kembali meningkat, populasi yang telah terbiasa hidup menempel di lapisan air tetap hidup seperti itu. Ukuran tubuh kemudian bertambah besar karena lebih banyak menyerap unsur hara dari dasar perairan laut. Adaptasi memang penting bagi spesies agar tidak punah.

Chlorella (uniseluler)