Mengeluarkan Katak dalam Tempurung

Judul di atas saya tulis ulang dari kata pengantar yang saya toreh di buku saya Catatan Pendek Seorang Dosen. Memang begitulah adanya saya, terkungkung dalam tempurung sebelum akhirnya memberanikan membagikan catatan-catatan saya. Setelah ditolak oleh sebuah penerbit terkenal, kumpulan catatan itu saya tawarkan pada IPB Press. Alhamdulillah gayung bersambut dan terbitlah buku ini. Harapan saya, tentu saja, tak lain adalah pembaca mendapatkan kegembiraan dari membaca catatan ini. Mereka mungkin mengenang kembali masa-masa di sekolah dulu, baik yang pahit maupun manis. Semoga kenangan itu bisa menjadi refleksi diri sembari meneruskan langkah ke arah yang lebih baik. Setidaknya, begitulah harapan saya untuk diri sendiri.

Buat teman-teman yang sudah memberi dukungan, membeli, dan membaca kumpulan catatan ini, doa saya untuk kebahagiaan dan kesuksesan kalian. Semoga mimpi-mimpi kalian bisa menjadi kenyataan!