Malam ini saya tengah menyegarkan pengetahuan tentang klasifikasi makhluk hidup ketika tiba-tiba teringat sebuah tanya jawab yang terjadi puluhan tahun yang lalu pada acara ujian sidang mahasiswa. “Apa beda klasifikasi yang alami dan buatan?” tanya saya. “Tidak ada klasifikasi yang alami, Bu. Semuanya kan buatan manusia.” Jawab mahasiswa yang sedang diuji itu.
Jawaban mahasiswa itu cukup mengagetkan mengingat salah satu tugas yang harus dikerjakan untuk proyek skripsinya adalah melakukan pengelompokan tanaman. Akhirnya, jadilah saya menjelaskan kembali duduk perkaranya lewat contoh yang menurut saya sederhana. Anggaplah kita mengelompokkan tumbuhan menjadi sayur-sayuran dan buah-buahan. Otomatis, kita akan memisahkan daun pepaya (sayur) dengan buah pepaya (buah). Padahal kita tahu bahwa daun pepaya dan buah pepaya seharusnya tidak dipisahkan karena keduanya berasal dari satu pohon (satu tanaman). Contoh lain, misalnya, kita membuat kelompok hewan ternak. Kita akan memasukkan ayam, kambing, ikan mas, ke dalam kelompok itu karena semuanya adalah hewan-hewan yang diternakkan manusia. Sejatinya, di alam, tidak pernah kita temukan ayam dan ikan mas berbagi tempat tinggal. Demikian juga kambing dengan ikan mas atau kambing dengan ayam. Penampilan mereka pun berbeda jauh. Belum lagi cara mereka kawin. Banyak sekali perbedaan-perbedaan di alam yang memisahkan ketiga hewan itu satu sama lain. Jadi, kelompok sayur-sayuran, buah-buahan, atau hewan ternak adalah pengelompokan tidak alami atau disebut juga pengelompokan buatan (artificial classification).
Bagaimana dengan pengelompokan yang alami? Makhluk hidup itu punya ciri khas yang membedakan satu dengan yang lain. Ciri khas itu disebut karakter. Kita dapat mencoba mengumpulkan banyak karakter dan memakai sekumpulan karakter itu sebagai pembeda. Misalnya kita punya kucing dan mencoba mencari makhluk mana yang mirip-mirip kucing. Maka kita akan mencari hewan yang punya raut muka seperti kucing (telinga runcing, hidung segitiga, wajah lancip), punya gigi dan cakar, punya ekor, berjalan seperti seekor kucing (merunduk, mengendap-endap), bertabiat dan kawin seperti kucing. HOLA! Kita akan menemukan harimau, macan, singa, lynx, dan cheetah. Itulah keluarga kucing atau nama susahnya Felicidae. Inilah pengelompokan yang alami (natural classification).



